Tema Bulanan : Spirit Demokrasi : Dari Kematian ke Kebangkitan Yesus
Tema Mingguan : Wartakan Berita Paskah yang Membebaskan
Minggu, 9 April 2023
bacaan : Yohanes 20 : 1-10
Kebangkitan Yesus Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. 2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." 3 Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. 4 Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. 5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. 6 Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, 7 sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. 8 Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. 9 Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati. 10 Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah.
Wartakanlah Yesus yang Bangkit
Hari ini sebagai umat kristen di seluruh dunia merayakan kebangkitan Tuhan Yesus
dari kematian. Peristiwa sejarah iman ini menjadi inti dari panggilan gereja untuk
meneruskan berita sukacita yang menyelamatkan bagi dunia dan semua orang yang
belum percaya. Ketidakpercayaan adalah sikap kemanusiaan yang juga dialami oleh Maria Magdalena saat datang dan menyaksikan kubur Yesus yang kosong dan segera berlari memberitakan kepada Simon Petrus dan murid yang lain bahwa tubuh Yesus telah dicuri orang. Petrus dengan murid yang lainpun berlari ke kubur Yesus untuk melihat sendiri apa yang disampaikan oleh Maria Magdalena. Pernyataan Maria Magdalena adalah gambaran bahwa selama itu ia belum mengerti tentang isi kitab suci yang mengatakan bahwa Yesus harus bangkit dari antara orang mati. Perjumpaan dengan Tuhan Yesus sebagai Firman Hidup akhirnya menguatkan iman percaya Maria Magdalena dan semua murid untuk melanjutkan misi penyelamatan bagi semua orang. Pentingnya perjumpaan kita sebagai keluarga dengan Tuhan Yesus yang bangkit melalui pendalaman firman Tuhan dalam ibadah binakel
akan menjadi kekuatan iman bagi kita dalam menjalani kehidupan kita dengan damai dan sukacita. Semua itu akan terwujud melalui tutur kata dan perilaku kita yang menjadi kesaksian bagi semua orang tentang Yesus yang bangkit.
Doa: Tolonglah kami Tuhan untuk mewartakan berita kebangkitanMu bagi semua orang. Amin.
Senin, 10 April 2023
bacaan : 1 Korintus 15 : 1 – 11
Kebangkitan Kristus Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. 2 Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. 3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; 5 bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. 6 Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 7 Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. 8 Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. 9 Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. 10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. 11 Sebab itu, baik aku, maupun mereka, demikianlah kami mengajar dan demikianlah kamu menjadi percaya.
Mengimani Yesus yang Bangkit
Inti dari pemberitaan injil adalah kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian. Sampai saat inipun masih terjadi perdebatan soal kebangkitan. Demikianpun dengan jemaat
Korintus, dimana Paulus menasehati mereka untuk percaya dengan sungguh kepada injil yang memberitakan tentang kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati. Yesus pun menampakkan diri kepada semua murid, dan Paulus salah satunya yang merasa paling hina dan tidak layak dihadapan Tuhan. Namun pilihan Tuhan kepadanya untuk mewartakan berita injil tentang kebangkitan Kristus yang menyelamatkan semua orang percaya terus dilakukan oleh Paulus dengan penuh kesetiaan dan ketaatan. Sekalipun ada banyak tantangan bahkan acaman yang harus dialami oleh Paulus namun ia percaya kepada Tuhan Yesus yang telah menyelamatkannya dan dimaknai oleh Paulus sebagai anugerah. Anugerah keselamatan Tuhan Yesus pun nyata bagi jemaat Korintus serta kita sekeluarga. Menjalani hari hidup dengan berbagai tantangan dan persoalan terkadang membuat kita menjadi bimbang dan ragu serta putus asa. Namun di
hari ini berita sukacita mesti kita percaya dengan sungguh, bahwa Yesus telah menang dan menganugerahkan keselamatan kekal bagi orang percaya.AnugerahNya itu membebaskan kita dari dosa dan kematian. Itulah sebabnya kebangkitanNya harus memberikan semangat bagi kita untuk mengimaninNya dengan sungguh dan menjalani hidup dengan syukur, setia dan taat kepadaNya.
Doa: Tuhan, kami mau mengimani dengan sungguh Yesus yang bangkit. Amin.
Selasa, 11 April 2023
bacaan : 1 Korintus 15 : 12 – 19
Kebangkitan kita
12 Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati? 13 Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. 14 Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. 15 Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus--padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan. 16 Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. 17 Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. 18 Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus. 19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
Jalani Hidup Dalam Pengharapan
Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. Ini merupakan pernyataan rasul Paulus kepada jemaat di Korintus yang ditantang dengan berbagai ajaran yang meragukan kebangkitan dari kematian. Mereka percaya Tuhan Yesus memang bangkit dari antara orang mati, namun mereka tidak percaya dan menerima adanya kebangkitan dari kematian. Hal ini akan mempengaruhi mereka dalam beriman dan percaya kepada Kristus yang oleh kebangkitanNya telah memberikan kemenangan dan kebebasan bagi setiap orang percaya. “Janganlah kamu sesat”! demikian nasehat Paulus bagi jemaat Korintus dan bagi kita semua untuk berpengharapan kepada Tuhan Yesus yang bangkit dan telah memberikan kebebasan serta keselamatan bagi kita sebagai orang percaya. Berpengharapan seperti ini penting di tengah kita menjalani hari hidup dengan berbagai tantangan dan persoalan yang begitu kuat dan terkadang
membuat ragu, bimbang dan kecewa serta putus asa. Kalaupun kita mengalami situasi dan kondisi hidup demikian, maka firman Tuhan di hari ini kembali memberikan harapan untuk tetap percaya kepada Tuhan Yesus yang bangkit dan telah memberikan kekuatan bagi kita untuk menang atas segala beban dan persoalan hidup.
Doa: Tuhan mampukan kami untuk menjalani hidup ini dalam pengharapan kepadaMu. Amin.
Rabu, 12 April 2023
bacaan : Kisah 13 : 26 – 31
26 Hai saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita. 27 Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. 28 Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alasan untuk hukuman mati itu, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Ia dibunuh. 29 Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. 30 Tetapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati. 31 Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini.
Misi Pelayanan
Tanggung jawab panggilan iman kita sebagai orang percaya adalah memberitakan tentang kebangkitan Tuhan Yesus. Ini inti dari misi dan pelayanan gereja selaku persekutuan orang percaya, sebagaimana pula yang telah Paulus dan Barnabas kerjakan ketika berada di Antiokhia. Mereka memberi kesaksian tentang cinta kasih Allah bagi umat manusia dengan mengutus Tuhan Yesus untuk menebus dan menyelamatkan mereka. Jalan penebusan itu harus dilalui dengan penderitaan dan kematian yang dilakukan oleh penduduk dan pemimpin Yerusalem yang tidak mengenal Yesus. Mereka menolak dengan meminta Pilatus untuk menghukum Yesus dengan jalan di salibkan. Yesus menjalaninya sebagaimana nubuatan para nabi sampai mati di kayu salib dan dikuburkan. Namun oleh kuasa Allah, Yesus dibangkitkan pada hari yang ketiga. Ini menegaskan bahwa maut dan kematian telah dikalahkan. Yesus menampakkan diriNya bagi para murid dan mereka meneruskan berita kebangkitanNya itu kepada semua orang yang belum percaya. Di sekitar kita masih banyak yang menolak dan belum percaya kepada Yesus. Sebagai pribadi dan keluarga, kita pun dipanggil untuk memberitakan tentang Tuhan melalui tutur kata dan perbuatan yang memuliakan namaNya, agar orang mengenal dan percaya kepada Yesus.
Doa: Kuatkan kami untuk menjadi alat kesaksian yang hidup demi kemuliaan namaMu. Amin.
Kamis, 13 April 2023
bacaan : Kisah 13 : 32 – 39
32 Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, 33 telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah memperanakkan Engkau pada hari ini. 34 Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah Kuberikan kepada Daud. 35 Sebab itu Ia mengatakan dalam mazmur yang lain: Engkau tidak akan membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. 36 Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan. 37 Tetapi Yesus, yang dibangkitkan Allah, tidak demikian. 38 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. 39 Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.
Yesus: Penyelamat Orang Percaya
Berita sukacita kebangkitan Tuhan Yesus bagi setiap orang percaya adalah bahwa keselamatan kekal menjadi jaminan yang pasti. Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus telah membayar lunas segala hutang dosa umat manusia yang seharusnya menerima penghukuman dari Allah. Semua karena cinta kasih Allah yang tidak menginginkan seorangpun binasa melainkan memperoleh keselamatan kekal melalui karya pengorbanan Tuhan Yesus Kristus. Hal inilah yang disampaikan oleh rasul Paulus kepada orang-orang Yahudi dan non Yahudi dalam kelanjutan firman Tuhan hari kemarin. Semua orang siapapun dia, akan diserahkan dalam kebinasaan sebagai realitas manusia yang bergumul dengan dosa. Namun di dalam Kristus yang telah menang atas maut telah menggantikan kebinasaan dengan keselamatan kekal. Hanya di dalam dan oleh Tuhan Yesus Kristus, setiap orang percaya memperoleh pengampunan dosa dan keselamatan kekal. Inilah berita sukacita setiap kali kita merayakan kebangkitan Kristus. Peristiwa iman itulah yang akan memberikan sukacita dan pengharapan ketika berhadapan dengan berbagai kekuatan dosa dan kematian yang mengancam kehidupan. Untuk itu sebagai keluarga, letakkanlah pengharapan hanya kepada Yesus sebagai Juruselamat yang telah memberikan keselamatan kepada kita.
Doa: kami mau menaruh iman pengharapan hanya kepadaMu ya Yesus yang bangkit. Amin.
Jumat, 14 April 2023
bacaan : Kisah 10 : 34 – 43
34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. 35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. 36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang. 37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes, 38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. 39 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada kayu salib. 40 Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri, 41 bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati. 42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. 43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."
Tidak Ada Perbedaan Dalam Kuasa Kebangkitan
Berita kebangkitan Tuhan Yesus disampaikan oleh rasul Petrus kepada Kornelius. Petrus pun memahami bahwa anugerah Allah dalam Kristus melalui karya penebusan adalah bagi semua orang. Anugerah Allah itu diberikan tanpa melihat perbedaan. Hal ini yang dialami oleh Kornelius seorang perwira pasukan Italia. Kornelius seorang saleh yang takut akan Allah dan selalu memberi bantuan kepada orang Yahudi. Semua hal baik dari Kornelius diingat Tuhan dan dijawab segala doanya. Melalui perjumpaan dengan Petrus, Kornelius dan keluarganya dibaptis sebagai tanda mereka menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus yang memberikan anugerah keselamatan. Kesaksian firman Tuhan ini menjadi teladan bagi kita semua untuk mensyukuri anugerah keselamatan Allah dalam Kristus. Allah tidak membeda-bedakan setiap orang yang datang kepadaNya. Semua orang punya hak yang sama untuk menikmati anugerah keselamatan dalam karya kebangkitan Tuhan Yesus. Hargailah anugerah Tuhan ini dengan menjadi keluarga yang tidak membeda-bedakan dalam relasi hidup sebagai wujud tugas panggilan pelayanan dan kesaksian yang nyata.
Doa: Terima kasih ya Tuhan untuk kasihMu yang tidak membeda bedakan. Amin.
Sabtu, 15 April 2023
bacaan : Kisah 17 : 1 – 9
Keributan di Tesalonika Paulus dan Silas mengambil jalan melalui Amfipolis dan Apolonia dan tiba di Tesalonika. Di situ ada sebuah rumah ibadat orang Yahudi. 2 Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci. 3 Ia menerangkannya kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu." 4 Beberapa orang dari mereka menjadi yakin dan menggabungkan diri dengan Paulus dan Silas dan juga sejumlah besar orang Yunani yang takut kepada Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka. 5 Tetapi orang-orang Yahudi menjadi iri hati dan dengan dibantu oleh beberapa penjahat dari antara petualang-petualang di pasar, mereka mengadakan keributan dan mengacau kota itu. Mereka menyerbu rumah Yason dengan maksud untuk menghadapkan Paulus dan Silas kepada sidang rakyat. 6 Tetapi ketika mereka tidak menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara ke hadapan pembesar-pembesar kota, sambil berteriak, katanya: "Orang-orang yang mengacaukan seluruh dunia telah datang juga ke mari, 7 dan Yason menerima mereka menumpang di rumahnya. Mereka semua bertindak melawan ketetapan-ketetapan Kaisar dengan mengatakan, bahwa ada seorang raja lain, yaitu Yesus." 8 Ketika orang banyak dan pembesar-pembesar kota mendengar semuanya itu, mereka menjadi gelisah. 9 Tetapi setelah mereka mendapat jaminan dari Yason dan dari saudara-saudara lain, merekapun dilepaskan.
Semangat Memberitakan Injil Ditengah Tantangan
Pemberitaan kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian menjadi intisari injil yang terus disampaikan oleh Paulus dan Silas di Tesalonika. Kesaksian ini tidak diterima oleh orang-orang Yahudi yang iri terhadap mereka sebab banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Mereka membuat kekacauan dengan menyerbu rumah Yason, salah seorang murid yang percaya. Mereka bermaksud mencari Paulus dan Silas untuk ditangkap. Ketika tidak menemukan Paulus dan Silas, akhirnya diseretlah Yason dan beberapa saudara ke hadapan pembesar-pembesar kota. Jaminan dari Yason dan beberapa saudara untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan membuat mereka dilepaskan. Kesaksian firman Tuhan ini mau mengingatkan kita bahwa tugas panggilan pemberitaan injil tentang kebangkitan Tuhan Yesus, tidak lepas dari berbagai tantangan, penderitaan bahkan ancaman. Namun baik Paulus, Silas maupun Yason dan para murid yang lain, tidak menjadi takut. Dengan berani dan penuh semangat, mereka terus memberitakan dan menyampaikan kabar sukacita kebangkitan Tuhan. Semangat dan keberanian inipun menjadi spirit bagi kita sebagai keluarga dalam tugas panggilan dan kesaksian di tengah dunia. Kita tidak perlu ragu dan takut, sebab penyertaan dan perlindungan Tuhan selalu nyata.
Doa : Berikanlah keberanian untuk kami mewartakan kebangkitanMu bagi banyak orang. Amin.
*SUMBER : SHK BULAN APRIL 2023 LPJ-GPM