Santapan Harian Keluarga, 21 – 27 Mei 2023

Tema Bulanan : Sikap Demokrasi : Tunduklah dalam Tuntunan Hikmat dan Kuasa Roh Kudus

Tema Mingguan : Upayakanlah Kekayaan dengan Cara yang Benar

Minggu, 21 Mei 2023

bacaan : Ulangan 8 : 1 – 20

Bersyukur kepada Allah karena kebaikan-Nya
"Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu. 2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. 3 Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN. 4 Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini. 5 Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya. 6 Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia. 7 Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai, mata air dan danau, yang keluar dari lembah-lembah dan gunung-gunung; 8 suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delimanya; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madunya; 9 suatu negeri, di mana engkau akan makan roti dengan tidak usah berhemat, di mana engkau tidak akan kekurangan apapun; suatu negeri, yang batunya mengandung besi dan dari gunungnya akan kaugali tembaga. 10 Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu. 11 Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; 12 dan supaya, apabila engkau sudah makan dan kenyang, mendirikan rumah-rumah yang baik serta mendiaminya, 13 dan apabila lembu sapimu dan kambing dombamu bertambah banyak dan emas serta perakmu bertambah banyak, dan segala yang ada padamu bertambah banyak, 14 jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, 15 dan yang memimpin engkau melalui padang gurun yang besar dan dahsyat itu, dengan ular-ular yang ganas serta kalajengkingnya dan tanahnya yang gersang, yang tidak ada air. Dia yang membuat air keluar bagimu dari gunung batu yang keras, 16 dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya. 17 Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. 18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. 19 Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa; 20 seperti bangsa-bangsa, yang dibinasakan TUHAN di hadapanmu, kamupun akan binasa, sebab kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu."

Menjauhlah Dari Pekerjaan Yang Menyangkal Iman!

Kerja keras merupakan cara yang tepat untuk memperoleh apa yang diimpikan atau dicita-citakan oleh seseorang. Tapi bagaimana ia melakukan kerja keras itu, selalu menjadi pertanyaan pada bagian akhir ketika sudah melihat hasil kerja orang tersebut. Kerja benar atau tidak benarkah yang telah dilakukannya? Pertanyaan itu pun mengikuti pertanyaan pertama tadi. Kitab Ulangan secara detail dan berulang-ulang dalam penekanannya menguraikan tentang hal memperoleh berkat Tuhan. Setiap orang dapat menikmati segala yang baik dalam kehidupannya bukanlah  semata-mata   karena kekuasaan dan  kekuatan  tangannya bekerja, melainkan anugerah  Allah bagi kehidupannya. Allah melimpahinya dengan berkat karena Allah berkenan dengan kehidupannya yang takut Tuhan dan setia pada perintah-perintahNya. Karena itu, Allah terus memberikan kekuatan baginya untuk bekerja dan mendatangkan hasil yang banyak dari yang dikerjakannya tersebut. Bekerja dengan cara demikian bagi orang percaya haruslah dimulai dari diri sendiri. Takut pada Tuhan harus menjadi penuntun baginya untuk bekerja keras.  Ia  harus mengandalkan  Tuhan  yang  memberikan  kekuatan  dan kemampuan baginya  untuk   bekerja.   Untuk   itu, kerendahan hati dan penyerahan hidup kepada Allah menjadi  juga  cara  beriman yang harus  dinyatakan oleh orang Kristen saat bekerja. Ada banyak tawaran di sekitar kita supaya pekerjaan yang kita lakukan tidak menguras banyak tenaga dan dapat memberi hasil yang berlimpah. Tapi jika hal tersebut membuat kita menyangkali iman, maka sebaiknya jangan kita melakukannya. Sebab pada akhirnya kita akan menuai kesusahan dan penderitaan.

Doa: RohMu  yang menolong kami untuk bekerja dengan benar. Amin

Senin, 22 Mei 2023

bacaan : Yeremia 17 : 11

11 Seperti ayam hutan yang mengerami yang tidak ditelurkannya, demikianlah orang yang menggaruk kekayaan secara tidak halal, pada pertengahan usianya ia akan kehilangan semuanya, dan pada kesudahan usianya ia terkenal sebagai seorang bebal.

Jangan Serakah!
Orang  yang  bekerja  dengan  benar  akan  memperoleh  hasil  yang  mendatangkan kehidupan berdamai sejahtera dan pada akhir hidupnya akan dianggap orang baik. Kalimat ini mungkin dapat dibaca secara berbeda dengan orang yang bekerja secara tidak halal  seperti yang dikatakan  dalam nas  bacaan hari  ini. Yeremia menyampaikan cara hidup seperti ini sebagai orang serakah. Keserakahan yang menjadi gaya hidup sebagian orang di Israel telah mendatangkan penindasan bagi yang lemah. Orang yang kuat, yang kaya dan yang punya kekuasaan pun semakin lebih kuat dan mengabaikan mereka yang dipandang kecil dan miskin dalam masyarakat. Mereka tidak memiliki hati kasih sebab mereka hanya memikirkan diri sendiri. Keserakahan terkadang mengintai karakter kekristenan kita. Kita sering menjumpai  sikap  serakah  pada  beberapa orang  yang  telah  mengakibatkan kesusahan  bagi orang  lain.  Tak  sedikit  diantara  mereka  menggunakan  nama  lembaga  dan  peraturan tertentu -belum tentu itu benar- untuk memperoleh apa yang mereka inginkan. Apa yang sering disebut money oriented menjadi cara berpikir dan berperilaku dari orang-orang seperti ini. Jika demikian maka karakter kekristenan kita sesungguhnya telah kehilangan Roh Allah. Perubahan dan pemulihan tentunya harus segera kita lakukan, supaya hidup kita tidak dimakan habis oleh ngengat keserakahan.

Doa: Tuhan, tolonglah kami supaya tidak serakah dalam bekerja.  Amin.

Selas, 23 Mei 2023

bacaan : Amsal 10 : 2 – 5

2 Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut. 3 TUHAN tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan, tetapi keinginan orang fasik ditolak-Nya. 4 Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. 5 Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu.

Jangan Menjadi workakholic!
Kebenaran hidup dan  berkat selalu  berjalan  beriringan dalam setiap  nasihat bijak Amsal.   Penulis   menegaskan   tentang   ketercukupan   kebutuhan   hidup   hingga kekayaan dapat diperoleh seseorang karena melakukan hal-hal yang benar. Hal yang benar tersebut merupakan juga sikap seseorang untuk bekerja dengan rajin dan bijaksana mengatur waktu kerjanya. Dalam dunia kerja terkadang seseorang dianggap rajin bekerja ketika dia datang  pagi-pagi ke kantor dan pulang larut malam,  bahkan mungkin  juga bekerja sepanjang hari. Orang seperti ini disebut workakholic oleh Bryan Robinson Ph.D, seorang ahli terapi psikologis (Jurnal entrepreneur). Salah satu tipe dari orang seperti ini menjadi sangat perfeksionis. Mereka bekerja karena obsesi yang berlebihan pada kesempurnaan.  Mereka  takut  gagal atau  tidak  memenuhi  target  pekerjaannya.  Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan  pekerjaan mereka. Salah satu dampak dari tipe orang seperti ini adalah mereka sulit memiliki waktu luang bersama dengan orang lain. Dalam kehidupan keluarga Kristen, jika ada orang tua yang  berlaku  demikian maka bisa  saja  ia  akan  mengabaikan  perhatian  pada anak- anaknya. Dan jika orang tua yang seperti ini ingin mengganti ketidakmampuannya memperhatikan anak-anaknya dengan memberi materi atau uang tanpa disertai didikan, maka dapat kita bayangkan bagaimana pertumbuhan karakter anak-anak Kristen. Untuk itu, jadilah pekerja Kristen yang rajin dan mampu mengatur waktu dengan baik!

Doa: Ajarlah  kami Tuhan untuk bekerja dengan rajin dan mampu mengatur waktu. Amin.

Rabu, 24 Mei 2023

bacaan : Yakobus 5 : 1 – 6

Peringatan kepada orang kaya
Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu! 2 Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dimakan ngengat! 3 Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir. 4 Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu. 5 Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. 6 Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan ia tidak dapat melawan kamu.

Jangan Merampas Hak Orang Lain!
Yakobus   mengkritik  dengan tajam perilaku orang kaya yang  mengumpulkan kekayaannya  dengan cara mengambil  hak  orang  lain.  Dengan  tegas  Yakobus memberi peringatan akibat yang akan diperoleh mereka yakni kesengsaraan hidup. Kekayaan yang mereka peroleh menjadi tidak bernilai dan akan hilang. Penderitaan itu menjadi lebih berat karena fisik mereka juga akan sakit. Mereka akan malu karena hal ini, sebab keadaan mereka menjadi bukti keserakahan yang telah mereka lakukan. Semua kondisi ini harus juga ditanggung oleh orang kaya, sebagai jawaban Tuhan terhadap doa orang-orang yang telah diambil haknya. Mereka yang diperlakukan tidak adil dan dirampas haknya dipandang Yakobus sebagai orang benar. Kerja keras, sikap tidak melawan dan penyerahan hidup pada  Tuhan sebagai Hakim yang adil memposisikan mereka sebagai orang benar. Berdasarkan hal-hal  ini,  ada dua  pesan penting  dari nas  bacaan  hari  ini  yang  disampaikan kepada  kita, yakni : pertama, sebagai orang Kristen bekerjalah dengan benar dan jangan mengambil hak orang lain untuk memperkaya diri. Kedua, sebagai orang Kristen, bekerjalah dengan keras untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan keringatmu dan jika kamu diperlakukan tidak adil maka tetaplah berserah kepada Tuhan. Dialah, Tuhan yang peduli, yang setia mendengar seruan umatNya dan pasti menjawab dalam keadilanNya.

Doa:   Ajarlah  kami  Tuhan  untuk tidak merampas hak orang lain dan tetap berserah padaMu. Amin.

Kamis, 25 Mei 2023

bacaan : Amsal 13 : 11

11 Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

Kumpulkan Hartamu dan Gunakanlah Dengan Benar

Harta adalah hiasan semata. Harta menjadi berarti jika digunakan dengan baik. Pengamsal mengingatkan bahwa harta yang diperoleh dengan mudah akan cepat habis. Berbeda dengan harta yang dikumpulkan dengan cara yang benar sedikit demi sedikit. Setelah mendapatkannya, ada rasa memiliki karena telah berjerih lelah. Karena itu pasti menghargai dan menjaganya. Barang-barang yang dibelanjakan akan dipakai  secara bertanggung jawab,  dirawat dengan baik dan tidak disia-siakan. Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, mudah dibelanjakan, foya-foya di sana sini. Selalu berkeinginan  untuk  belanja  tanpa  memikirkan manfaatnya.Terkadang  kita  ingin  kaya secara cepat atau instan. Segala cara diupayakan baik yang benar atau keliru. Kita seharusnya menyadari bahwa semua pekerjaan membutuhkan proses dalam waktu yang lama untuk menjadi mapan. Kalau menipu orang tua supaya mengambil warisan dan menjadi kaya, membunuh isteri/suami dan mengambil asuransinya dan lainnya,  seperti  banyak  kasus  yang  terjadi,  itu tindakan yang keliru, jahat, menghancurkan hidup dan masa depan. Tindakan demikian adalah dosa dan tidak boleh dilakukan. Kumpulkanlah hartamu dan pergunakanlah dengan baik dan benar.

Doa: Tuhan, tolonglah kami untuk mengumpulkan dan menggunakan harta dengan benar. Amin.

Jumat, 26 Mei 2023

bacaan : Amsal 15 : 27

27 Siapa loba akan keuntungan gelap, mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup.

Berjuanglah Memperoleh Kekayaan Dengan Benar!

Amplop putih panjang yang di dalamnya berisikan uang dalam jumlah banyak, disodorkan seorang bapak kepada seorang jaksa yang akan membela perkara anaknya. Anak semata wayang ini telah melakukan pelecehan seksual. Jaksa itu dengan tegas mengatakan: “saya tidak pernah ingin membawa pulang uang suap yang tidak akan menjadi berkat bagi isteri dan anak-anakku”.Jaksa  ini menolak dan mengembalikan amplop putih itu.Tindakan Jaksa ini sungguh tepat. Alkitab mengatakan: “siapa loba  akan  keuntungan  gelap,  mengacaukan  rumah  tangganya.  Tetapi  siapa membenci suap akan hidup. Siapa tamak demi laba yang tidak adil menyusahkan rumah tangganya, tetapi dia yang membenci suap akan hidup”. Sumber kesuksesan dan berkat yang kita terima adalah dari Tuhan melalui kerja keras. Mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan berbagai-bagai nafsu yang mencelakakan. Artinya mengupayakan  kekayaan  dengan  cara  yang  tidak benar  akan   binasa.   Dunia   banyak   memberikan tawaran yang menggoda. Berjuanglah memperoleh kekayaan dengan benar. Jangan serakah! Keinginan dan hawa nafsu yang berlebihan, mengacaukan kehidupan. Tujuan hidup adalah bahagia, tujuan kerja adalah memperoleh hasil dan hasil yang murni adalah dari keringat sendiri. Itu kualitas hidup orang Kristen yang diberkati.

Doa:  Ajarlah  kami  untuk membenci suap dan loba akan keuntungan gelap. Amin.

Sabtu, 27 Mei 2023

bacaan : Amsal 16 : 8

8 Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan.

Sedikit Tapi Berarti Daripada Banyak Tanpa Keadilan

Firman Tuhan di hari ini mengajarkan untuk bersyukur dengan apa yang dimiliki saat ini,  yang  kita  dapatkan  dengan  kebenaran.  Daripada  berlimpah  harta namun didapatkan dengan  ketidakadilan. Penghasilan sedikit namun disertai dengan kejujuran, akan  lebih  dihargai  daripada  penghasilan  banyak  namun menipu  sana-sini.  Saat  ini mungkin orang-orang yang berperilaku demikian merasa diuntungkan, namun keuntungan yang didapati itu akan menjadi   senjata yang berbalik menyerang kehidupan mereka. Saudaraku,  harta  sedikit  yang diperoleh  dengan  jujur,  dengannya  orang  merasakan kepuasan dan menikmatinya dengan nyaman. Akan jauh lebih baik  dan berharga jika digunakan untuk melayani Tuhan dan sesama dengan sukacita. Daripada harta berlimpah yang diperoleh dengan  cara  yang  tidak  benar,  kemudian  disimpan atau dihabiskan  dengan cara  yang tidak benar  pula. Harta yang  sedikit  akan  membawa  kepuasan dan ketenangan batin yang besar. Sebagai anak-anak Tuhan, marilah kita hidup dengan jujur dan adil. Bekerja dalam dasar takut kepadaNya, sebab Tuhan selalu menyertai langkah setiap orang yang didalam hatinya tertanam kejujuran.

Doa: Tuhan, tolonglah kami untuk bekerja dengan jujur dan menggunakan harta dengan benar. Amin.

*SUMBER : SHK BULAN MEI 2023, LPJ-GPM

Tinggalkan komentar