Santapan Harian Keluarga, 02 – 08 Juli 2023

Tema Bulanan : Bangunlah Hidup Bersama yang Baik dan Berkualitas

Tema Mingguan : Hidup Bersama sebagai Tubuh Kristus

Minggu, 02 Juli 2023

bahan bacaan : 1 Kor 12 : 12-31

Banyak anggota, tetapi satu tubuh
12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. 13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. 14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. 15 Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? 16 Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? 17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman? 18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. 19 Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? 20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. 21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau." 22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. 23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. 24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, 25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh. 29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, 30 atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? 31 Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.

Ada Banyak Anggota Tetapi Satu Tubuh

Rasul Paulus menasihati jemaat di Korintus untuk menjaga persatuan dalam kehidupan berjemaat. Tidak ada status tinggi dan rendah dalam Tubuh Kristus yang adalah jemaat. Semua sama dan satu di dalam Kristus. Mereka dibaptis menjadi satu tubuh dan diberi minum dari satu Roh, Roh yang sama yaitu Roh Kudus yang mengisi hidup semua orang dalam jemaat. Tuhan juga yang memberikan karunia rohani yang berbeda dengan tujuan agar semua jemaat dapat bekerjasama demi mencapai tujuan bersama yaitu untuk memuliakan Tuhan. Paulus menggunakan gambaran tubuh manusia untuk menjelaskan soal kesatuan ini. “Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.” Masing-masing anggota tubuh sekalipun memiliki peran dan fungsi yang berbeda, tetapi tidak ada satu pun yang lebih kuat atau lemah. Semua anggota tubuh jika menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, tubuh akan terjaga dengan baik pula. Demikian halnya jika satu anggota tubuh sakit, seluruh tubuh akan merasakan sakit. Kita semua adalah anggota tubuh Kristus yang harus hidup saling menopang. Perbedaan karunia yang Tuhan berikan adalah kekayaan yang harus digunakan untuk bekerjasama mendatangkan berkat dan sukacita, kedamaian dan ketentraman dalam hidup bersama.Top of FormBottom of Form

Doa: Tuhan, tolonglah kami agar kiranya persatuan sebagai tubuh Kristus semakin erat dan nyata dalam hidup ini. Amin.  

Senin, 03 Juli 2023

bahan bacaan : Kolose 3 : 14-15

14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. 15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah

Kasih Sebagai Pengikat Yang Mempersatukan

Umumnya orang akan merasa betah tinggal dalam satu persekutuan yang rukun dan harmonis, jauh dari perselisihan dan perpecahan. Dalam kondisi yang demikian, orang  merasa diterima dan dibutuhkan. Begitu pula kesatuan tubuh Kristus akan tercipta jika masing-masing anggota jemaat dapat menerima keberadaan anggota yang lain dengan baik. Masing-masing orang punya rasa saling membutuhkan. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita semua agar damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati kita. Damai yang mendorong kita hidup sebagai makhluk sosial. Artinya kita tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Termasuk dalam pertumbuhan iman kita, selain Tuhan dan Roh Kudus-Nya tetapi juga relasi dengan orang lain, akan ikut membentuk kita untuk menjadi lebih baik. Dalam hal apapun kita membutuhkan satu dengan yang lain. Karena itu kita harus belajar menerima keberadaan orang lain dan dengan jujur mengakui bahwa sehebat apapun, kita tetap membutuhkan orang lain. Inilah yang harus kita lakukan sebagai anggota tubuh Kristus. Seperti tubuh kita yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya, demikianlah kita   harus hidup sebagai satu persekutuan yang diikat dalam kasih. Ya, kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan, lalu bersyukurlah!.

Doa: Tuhan, tolong kami hidup dalam kasih sebagai pengikat yang mempersatukan, Amin. 

Selasa, 04 Juli 2023

bahan bacaan : 1 Kor 10 : 14-17 

14 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala! 15 Aku berbicara kepadamu sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan! 16 Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus? 17 Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.

Satu dengan Kristus melalui Sakramen Perjamuan Kudus

Paulus memberikan nasihat kepada jemaat di Korintus dengan membandingkan kehidupan umat Israel sebagai sebuah peringatan dan pembelajaran. Ada banyak kesalahan yang dibuat sehingga mereka binasa dan tidak masuk ke tanah perjanjian. Mereka menyembah berhala dan tidak menghargai karya pembebasan Tuhan. Mereka masih hidup dalam keadaan lama yang berdosa, bahkan ketika mereka telah dibebaskan oleh Tuhan dari Mesir. Kesalahan inilah yang dipakai oleh Paulus untuk menasehati jemaat di Korintus supaya jangan mereka mengulangi kesalahan yang sama. Ia memberikan penekanan: “jauhilah persembahan berhala! Tuhan Allah tidak menghendaki umat yang telah dibebaskan-Nya justru berpaling dan menyembah dan percaya kepada allah lain. Jemaat Korintus pun telah menerima sakramen Perjamuan Kudus yang menjadi simbol kesatuan dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya. Karena itu mereka telah menjadi satu tubuh dengan Kristus karena telah mengambil bagian dalam sakramen itu. Hal ini mewajibkan mereka untuk tidak lagi hidup dalam keadaan lama yang masih berdosa. Mereka harus menghargai pengorbanan Kristus dengan tetap menjaga kesatuan jemaat. Hal yang sama juga diingatkan kepada kita, marilah menghargai pengorbanan Kristus dengan meninggalkan kehidupan lama yang berdosa dan jagalah kesatuan Tubuh Kristus.  

Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas pengorbanan-Mu yang membuat kami menjadi satu tubuh. Amin.   

 

Rabu, 05 Juli 2023

bahan bacaan : 1 Yoh 1 : 5-10

Allah adalah terang
5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. 6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. 7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. 8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. 9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. 10 Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang

Syukur bahwa oleh karena pengorbanan Kristus, kita memperoleh persekutuan dengan Tuhan. Itulah identitas kita yang baru. Identitas ini mewajibkan kita  untuk senantiasa hidup sesuai kehendak Kristus yakni hidup dalam terang. Yohanes mengingatkan hal itu dalam nas bacaan hari ini. Persekutuan dengan Kristus berarti tidak hidup dalam kegelapan, melainkan dalam terang dengan melakukan kebenaran. Kenyataannya, banyak orang yang mengaku Kristen atau percaya kepada Kristus, cara hidupnya tidak kristiani, karena masih hidup dalam kegelapan. Allah adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Itu berarti terang menyatakan pribadi Allah yang penuh dengan kebenaran dan kebaikan. Di dalamNya tidak ada kegelapan. Kegelapan melambangkan kejahatan dan dosa. Karena itu, sebagai pengikut Kristus, janganlah kita hidup dalam kegelapan, tetapi hiduplah dalam terang yang dinampakkan melalui perbuatan-perbuatan yang baik dan benar. Perbuatan kejahatan dan kedagingan harus diakui di hadapan Tuhan dengan jujur dan bertobat. Janganlah takut mengakuinya! Karena ada jaminan pengampunan bagi orang yang mengakui dosanya (ay.9). Meski memang ada orang yang bebal karena memilih tinggal dalam kegelapan dan tidak mau hidup dalam terang, janganlah kita termasuk didalamnya. Teruslah hidup dalam terang sebagai anak-anak Allah meskipun kita ada dalam kegelapan dunia ini.

Doa: Ya Tuhan, mampukanlah kami agar senantiasa hidup dalam terang. Amin. 

Kamis, 06 Juli 2023

bahan bacaan : Galatia 3 ; 25-29

25 Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun. 26 Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. 27 Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. 28 Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. 29 Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Kita adalah Anak-anak Allah Karena Iman Di Dalam Kristus

Rasul Paulus dalam nas ini mengatakan bahwa kita semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.Tadinya kita adalah anak-anak yang terhilang karena kuasa dosa yang menjerat hati dan pikiran. Namun,pengorbanan Tuhan Yesus telah melepaskan segala ikatan kuasa dosa yang membelenggu hidup. Itulah kasih karunia yang telah kita terima dari Allah dalam Kristus. Kini saatnya menaruh percaya kepada Allah yang telah mengangkat kita menjadi anak-anakNya di dalam Yesus Kristus.

 Rasul Paulus pun sejak menaruh hidupnya kepada Tuhan Yesus, bersaksi bahwa “bukan aku lagi yang hidup di dalam diriku, melainkan Yesuslah yang diam di dalam aku”. Ia pun hidup memuliakan Kristus melalui hidupnya. Itu berarti sejak dibaptis, kita telah menjadi anak-anak ahli waris kerajaan Allah. Jika kita sudah menjadi anak-anak Allah karena iman dalam Kristus Yesus, maka hidup kita pun harus memuliakan Tuhan. Kita tidak lagi memandang rendah orang karena perbedaan atar belakang suku, rasa atau golongan. Kita semua adalah satu keluarga Allah yang  sama dan setara di hadapan-Nya. Marilah menaruh hidup kepada Tuhan dan bergantung hanya kepada-Nya, supaya perbuatan hidup kita selaku anak-anak Allah selalu memuliakan-Nya.

Doa: Ajarilah kami hidup selaku anak-anak yang terus memuliakan-Mu ya Tuhan, Amin.   

Jumat, 07 Juli 2023

Bahan Bacaan : Roma 12 : 15-16

15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! 16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

Berempatilah Dalam Membangun Hidup Bersama!

Tidak ada orang yang berani mengatakan bahwa ia tidak memerlukan orang lain. Kita semua dalam hidup ini memang saling membutuhkan. Ini penting untuk membangun hidup persekutuan yang saling menopang dan membangun. Dalam pembacaan alkitab hari ini, rasul Paulus memberikan nasihat yang berhubungan dengan pentingnya membangun perasaan dan sikap empati, “bersukacitalah dengan orang yang bersukacita dan menangislah dengan orang yang menangis”. Hal ini diingatkan supaya sebagai keluarga kristen, dalam menjalani hidup ini hendaknya perlu dibangun sikap empati dan peduli. Maka hidup sehati sepikir menjadi salah satu cara yang perlu diterapkan untuk menjaga persekutuan. Siapapun kita tidak boleh bersikap lebih hebat atau lebih pandai dari orang lain, tetapi masing-masing kita tetap menyadari bahwa ada karunia dan potensi yang Tuhan beri secara berbeda sehingga kita dapat hidup saling membutuhkan dan saling melengkapi. Ketika ada orang yang bersukacita karena sukses dalam pendidikan, karir dan jabatan ataupun usaha maka kita turut bersukacita dengannya. Tetapi apabila ada orang yang mengalami kesusahan dan dukacita, maka kita pun turut merasakan apa yang dialami. Karena itu, kita diajak untuk berempati dan saling melengkapi satu dengan yang lain. Teruslah hidup saling berempati demi menjaga persekutuan hidup bersama.

Doa: Tuhan tolonglah kami   untuk hidup saling melengkapi dan peduli dengan keadaan orang lain, Amin.

Sabtu, 08 Juli 2023

Bahan Bacaan : 1 Tes 5 : 14-15

14 Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang. 15 Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.

Usahakanlah Senantiasa yang Baik

Jika saat ini kita sedang sakit hati akibat ulah atau perbuatan seseorang yang jahat, lalu kita mendengarkan firman ini yang mengingatkan supaya jangan ada yang membalas yang jahat dengan yang jahat, bagaimanakah kira-kira perasaan kita, apakah menjadi tenang ataukah semakin membara oleh dendam? Pernyataan Rasul Paulus dalam nas ini bukan tanpa dasar. “Jangan membalas yang jahat dengan yang jahat, melainkan usahakanlah senantiasa yang baik!”. Sejujurnya, hal ini berat untuk dilakukan. Bagaimana membiarkan orang lain berlaku jahat kepada kita?. sedapat mungkin kita akan membalas. Tetapi, apa bedanya kita dengan orang jahat itu jika kita balik membalas pula dengan perbuatan jahat? Itulah sebabnya mengendalikan dan mengatasi amarah, dendam dan sakit hati menjadi sangat penting untuk kita lakukan.Ini tidak dimaksudkan agar membiarkan diri kita diperlakukan tidak adil. Tetapi kita tahu bahwa pembalasan itu adalah hak Tuhan. Ketika kita diperlakukan jahat oleh orang lain, jangan membalas. Balaslah kejahatan dengan kebaikan sebagaimana Tuhan Yesus sendiri telah melakukannya terhadap kita. Kita yang sering melukai hati-Nya, tetapi IA masih membuka pintu pengampunan-Nya sehingga keselamatan masih dapat kita nikmati. Jadi, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan bukan karena apa-apa, tetapi karena sadar Kristus pun telah membalas kejahatan kita dengan segala kebaikan-Nya.Marilah kita terus memuliakan Tuhan dengan terus mengasihi-Nya, mengasihi sesama bahkan sampai kepada orang yang memusuhi.

Doa: Tuhan, mampukanlah kami untuk senantiasa mengusahakan kebaikan dalam hidup ini, Amin.   

@SUMBER : SHK BULAN JULI 2023, LPJ – GPM

Tinggalkan komentar