Tema Bulanan : Menyambut Tuhan dengan Berpengharapan dan Bersukacita
Tema Mingguan : Bersukacitalah ! Tuhan Membawa Keselamatan
Minggu, 17 Desember 2023
bahan bacaan : Yesaya 35:1-10
Keselamatan bagi umat TUHAN Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; 2 seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak Allah kita. 3 Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. 4 Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" 5 Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. 6 Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; 7 tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. 8 Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. 9 Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, 10 dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.
Tuhan Membawa Keselamatan, Bersukacitalahl
Tidak terasa kita sudah memasuki Minggu Adventus III (Minggu Gudete/Bersukacitalah). Pada minggu ini umat diharapkan untuk mengungkapkan sukacita atau kegembiraan menyongsong kedatangan Tuhan Yesus. Hal ini didasarkan pada pengharapan akan kedatangan Tuhan yang membawa keselamatan. Hal ini juga diungkapkan oleh Yesaya melalui nas bacaan tadi, bangsa Israel yang menderita sebagai bangsa buangan di Babilonia akan mengalami kelepasan. Pertolongan dan keselamatan akan datang dari Allah, sehingga kegirangan akan memenuhi sekalian tempat, Semuanya akan bersorak menyambut datangnya Allah Sang Penyelamat dan Penebus umat-Nya. Pada waktu itu, orang buta dapat melihat, orang yang tidak dapat mendengar akan kembali mendengar, orang lumpuh dapat berjalan, orang bisu dapat berbicara (ay.5-6). Orang yang tawar hati dan menderita memiliki semangat untuk hidup. Pokoknya, pertolongan Tuhan sempurna adanya. Maka umat yang sedang menanti kedatangan Tuhan saat adalah umat yang bersukacita dan berpengharapan kepada Tuhan yang akan memberikan keselamatan dan pelepasan dari berbagai persoalan hidup; penyakit, perselisihan, masalah keuangan, dan pergumulan lainnya.
Doa: Ya Tuhan, kami sangat bersukacita atas keselamatan yang Kau sediakan bagi kami. Amin.
Senin, 18 Desember 2023
bahan bacaan : Yesaya 52:1-12
TUHAN menyelamatkan Sion Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatanmu seperti pakaian, hai Sion! Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab tidak seorangpun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu. 2 Kebaskanlah debu dari padamu, bangunlah, hai Yerusalem yang tertawan! Tanggalkanlah ikatan-ikatan dari lehermu, hai puteri Sion yang tertawan! 3 Sebab beginilah firman TUHAN: Kamu dijual tanpa pembayaran, maka kamu akan ditebus tanpa pembayaran juga. 4 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Dahulu umat-Ku berangkat ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, lalu Asyur memeras dia tanpa alasan. 5 Tetapi sekarang, apakah lagi urusan-Ku di sini? demikianlah firman TUHAN. Umat-Ku sudah dirampas begitu saja. Mereka yang berkuasa atas dia memegahkan diri, demikianlah firman TUHAN, dan nama-Ku terus dihujat sepanjang hari. 6 Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku! 7 Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!" 8 Dengarlah suara orang-orang yang mengawal engkau: mereka bersama-sama bersorak-sorai. Sebab dengan mata kepala sendiri mereka melihat bagaimana TUHAN kembali ke Sion. 9 Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab TUHAN telah menghibur umat-Nya, telah menebus Yerusalem. 10 TUHAN telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita. 11 Menjauhlah, menjauhlah! Keluarlah dari sana! Janganlah engkau kena kepada yang najis! Keluarlah dari tengah-tengahnya, sucikanlah dirimu, hai orang-orang yang mengangkat perkakas rumah TUHAN! 12 Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu.
Sambutlah, Raja-Mu Datang!
Umat Israel sangat menantikan saat di mana Tuhan memulihkan kembali relasi dengan mereka. Sebagai umat pilihan, mereka rindu mendengar bahwa Tuhan telah datang untuk kembali menjadi Raja atas Israel. Tetapi kapankah ini terjadi? Kapankah berita sorak sorai ini dinyatakan? Ketika Israel kembali dari pembuangan? Tidak. Sebab setelah mereka kembali dari pembuangan pun tetap tidak ada satu orang raja keturunan Daud yang diurapi. Maka sebenarnya sorak sorai ini baru bisa digenapi ketika Tuhan Yesus datang. Kedatangan Tuhan Yesus itulah kedatangan Allah yang menjadi Raja atas umat-Nya. Yesuslah Sang Raja keturunan Daud. Dialah Sang Mesias yang dijanjikan. Dialah berita sukacita yang diteriakkan oleh pembawa berita damai itu. “Sudah datang! Sudah datang Raja kita, Allah segenap pasukan malaikat!” Yesuslah yang dimaksud. Dialah yang menggenapi semua janji Allah tentang Sang Mesias yang akan memerintah. Kita pun di saat ini mesti membuka hati untuk menyambut Raja yang sudah datang ini. Biarkan Ia memerintah dalam hati dan hidup kita, agar kebahagiaan dan sukacita menjadi bagian kita hari ini dan selamanya.
Doa: Kami siap menyambut-Mu dengan penuh sukacita ya Tuhan. Raja atas hidup kami. Amin.
Selasa, 19 Desember 2023
bahan bacaan : Yesaya 55:1-5
Seruan untuk turut serta dalam keselamatan yang dari TUHAN Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! 2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. 3 Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud. 4 Sesungguhnya, Aku telah menetapkan dia menjadi saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan pemerintah bagi suku-suku bangsa; 5 sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena TUHAN, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau.
Yesus Adalah Jalan Keselamatan dan Hidup
Nas bacaan hari ini berisi ajakan kepada umat di pembuangan untuk mendapatkan pemulihan yang dikerjakan Allah. Dalam bahasa kiasan dikatakan, mereka tidak perlu berbelanja untuk dapat makanan dan minuman yang baik dan lezat. Hal ini bukanlah berarti umat tidak perlu lagi bekerja, melainkan mereka harus melakukan pekerjaan yang dikehendaki Allah agar menikmati berkat dari Allah. Mereka tidak boleh mengerjakan hal yang jahat, apalagi mendapatkan makanan dan minuman dari hasil kecurangan. Seperti Tuhan mengaruniakan manna dan air dalam pengembaraan di padang gurun, demikianlah umat di pembuangan akan dikenyangkan dan dipuaskan oleh anugerah Allah. Sebab itu mereka harus bersukacita. Kasih setia Allah akan terbukti ketika umat di pembuangan itu kembali memperoleh situasi hidup semasa pemerintahan Daud, di mana mereka dapat memanggil bangsa mana pun untuk mendekat demi perwujudan rencana Allah bagi bangsa-bangsa. Kasih setia dan anugerah keselamatan dari Allah tidak terbatas untuk umat Israel saja, melainkan tersalurkan pula kepada seluruh bangsa.Kita sungguh bersyukur, janji kesetiaan Tuhan itu masih berlaku hingga kini. Kedatangan Tuhan Yesus, adalah bukti kesetiaan Tuhan. Karena itu, Yesus adalah Jalan keselamatan dan hidup harus kita sambut dengan bersyukur dan bersukacita.
Doa : Tuhan, ajarkan kami untuk hidup setia di jalan Keselamatan-Mu, amin
Rabu, 20 Desember 2023
bahan bacaan : Yesaya 56:1-8
Keselamatan adalah bagi semua orang Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan. 2 Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat. 3 Janganlah orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: "Sudah tentu TUHAN hendak memisahkan aku dari pada umat-Nya"; dan janganlah orang kebiri berkata: "Sesungguhnya, aku ini pohon yang kering." 4 Sebab beginilah firman TUHAN: "Kepada orang-orang kebiri yang memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, 5 kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama--itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan--,suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka. 6 Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, 7 mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa. 8 Demikianlah firman Tuhan ALLAH yang menghimpun orang-orang Israel yang terbuang: Aku akan menghimpunkan orang kepadanya lagi sebagai tambahan kepada orang-orangnya yang telah terhimpun."
Bersukacita Atas Keselamatan Dari Tuhan
Nabi Yesaya diutus kepada umat Tuhan untuk menyatakan penghiburan yang berasal dari-Nya. Penghiburan yang menguatkan umat. Karena terpuruk akibat penjajahan kekuasaan asing dan perangkap penyembahan berhala. Sungguh mengejutkan! Tuhan yang dikhianati. Tuhan yang ditinggalkan. Namun demikian, justru Tuhan yang mau datang dan menjumpai umat-Nya, bahkan memberi kesukacitaan. Tuhan menganugerahkan keselamatan bagi setiap orang yang bersedia
memelihara hidup dan mengisinya dengan pilihan untuk melakukan kehendak-Nya juga bergantung hanya pada perjanjian-Nya serta mau melayani-Nya. Di hari minggu Adven III ini, marilah menghayati dan mensyukuri keselamatan dari Tuhan, sehingga kita bersukacita! Sukacita Tuhan itu ditujukan bagi semua orang. Malam ini, marilah kita tutup dengan sebuah doa dan kesediaan diri untuk menjadi pribadi dan keluarga serta jemaat yang membagikan sukacita kepada semua orang.
Doa: Bapa, biarlah sukacita atas keselamatan yang Engkau beri mewarnai hari-hari kami. Amin.
Kamis, 21 Desember 2023
bahan bacaan : Yesaya 60:1-7
Kemuliaan Sion yang akan datang Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. 2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. 3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. 4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. 5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu. 6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN. 7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.
Bangkit dan Menjadi Teranglah
Melalui Nabi Yesaya, Allah memberikan pesan pengharapan yang menerangi hati umat pilihan-Nya bahwa Tuhan akan mendatangkan terang yang akan terbit di tengah mereka. kehidupan bangsa Israel akan dipulihkan bahkan melalui mereka bangsa-bangsa akan datang kepada terang Allah. Kesulitan hidup memang kerap membuat sekeliling kita terasa gelap. Meski demikian, Tuhan tidak pernah menghendaki kita terus diam dalam kegelapan. Dia bukan hanya memberikan terang-Nya untuk tinggal di dalam kita, tetapi Dia juga memberikan sebuah identitas baru. Dia melabeli kita sebagai terang dunia, agar kita dapat menerangi kegelapan dalam hidup banyak orang. Sehingga mereka memperoleh pengharapan dalam terang Allah yang terpancar melalui kita. Maka dari itu, bangkitlah dari keterpurukan. Firman Tuhan ini sedang mengingatkan bahwa, tidak ada alasan untuk ragu, karena sesungguhnya terang Tuhan telah terbit atas umat-Nya, yaitu, kita. Yang diperlukan adalah sadar dan bangkit lalu melakukan apa yang telah dipercayakan kepada kita. Dimanapun kita berada biarlah hidup kita ini mampu untuk memancarkan terang itu kepada semua orang. Seperti apa yang dikatakan dalam Injil Matius: Kamu adalah Terang Dunia. Demikian hendaknya terangmu bercahaya di depan orang (Matius 5:16).
Doa: Bapa, biarlah terang hidup kami menerangi kegelapan dunia ini. Amin.
Jumat, 22 Desember 2023
bahan bacaan : Yesaya 62:1-5
Keselamatan Sion akan datang dengan segera Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. 2 Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. 3 Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu. 4 Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. 5 Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.
Merespani Keselamatan Dari Allah
Penghukuman yang dialami dan dijalani oleh bangsa Israel membuat mereka benar-benar terpuruk. Situasi yang cukup memprihatinkan ini menggelisahkan hati sang nabi. Sebab itu, ia berkata: oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri….dst (ay. 1). Artinya ia tidak akan pernah berhenti menggumuli keadaan umat Israel agar Tuhan melepaskan mereka dari penderitaan yang dialami. la sangat meyakini bahwa akan tiba saatnya bangsa Israel memperoleh pembebasan dan keselamatan dari Allah. Hal ini dipertegas dengan ungkapannya, maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu…..dst (ay. 2). Artinya Israel akan dipulihkan dan menjadi berharga serta berkenan dihadapan Tuhan. Itulah sebabnya Allah akan bergirang hati atas umat-Nya itu seperti seorang mempelai melihat pengantin perempuan. Ayat ini menjelaskan akan terjalin kembali hubungan baik antara Allah dan umat Israel. Jika Allah yang memberikan keselamatan saja dapat bergirang hati, maka bagaimana dengan Israel yang menerima keselamatan itu? Tentu saja sangat bersukacita, karena mereka akan kembali dan mendiami tanah yang telah dianugerahkan bagi mereka. Keselamatan juga telah menjadi milik kita sebagai umat Allah. Sebagai respon atas keselamatan itu maka patutlah kita bersukacita dalam menjalani hari-hari hidup, sekalipun diperhadapkan dengan berbagai tantangan. Tetaplah bersukacita!
Doa: Tuhan, biarlah sukacita atas keselamatan yang Engkau beri mewarnai hari-hari kami. Amin.
Sabtu, 23 Desember 2023
bahan bacaan : Mazmur 14:7
7 Ya, datanglah kiranya dari Sion keselamatan bagi Israel! Apabila TUHAN memulihkan keadaan umat-Nya, maka Yakub akan bersorak-sorak, Israel akan bersukacita.
Tuhan Pemberi Keselamatan
Allah tidak akan tinggal diam melihat ketidakbenaran dan ketidakadilan, sebab Dia adalah Allah yang benar dan adil. Dia sanggup sekaligus memulihkan semua orang yang mengandalkan-Nya dari cengkraman ketidakbenaran. Karena itu sangatlah penting berharap pada Tuhan seperti yang dilakukan oleh pemazmur dalam bacaan kita. Besar harapan pemazmur agar Allah dapat memulihkan dan menyelamatkan Israel dan ketidakadilan yang dialami. Pemazmur meyakini bahwa pemulihan dan keselamatan yang akan dianugerahkan Allah bagi bangsa Israel, dapat menjadikan mereka bersukacita dan bersorak-sorak. Artinya ia mengakui kuasa Allah yang mampu menghadirkan sukacita ditengah-tengah berbagai persoalan dan tantangan hidup. Tantangan kehidupan akan selalu datang silih berganti. Namun penyertaan dan perlindungan Tuhan tidak dapat tergantikan oleh apapun. Oleh karena itu teruslah bangun kepercayaan kepada Allah, sebab hanya Dia satu-satunya Allah yang sanggup melepaskan, memulihkan dan menyelamatkan. Jangan ragu mengutarakan setiap beban yang mengganjal di hati kepada Tuhan. Percayalah dan berharap dengan sungguh-sungguh kepada-Nya, maka kita akan menyaksikan keberpihakan Tuhan dalam perjalanan kehidupan yang dilalui.
Doa: Ya Allah, kami percaya bahwa Engkaulah pemberi keselamatan bagi kami. Amin.
*SUMBER : SHK BULAN DES 2023, LPJ-GPM