Tema Bulanan : Gereja Kuat karena Kuasa dan Berkat Tuhan
Tema Mingguan : Dengar dan Lakukanlah Perintah Tuhan, Hidup Diberkati
Minggu, 01 Januari 2023
bacaan : Ulangan 28 : 1 – 14
Berkat "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. 2 Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: 3 Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. 4 Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu. 5 Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu. 6 Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar. 7 TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu. 8 TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. 9 TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya. 10 Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu. 11 Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu--di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu. 12 TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman. 13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, 14 dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."
Ketaatan Dan Kesetiaan Mendatangkan Berkat
Kita telah mengakhiri tahun 2022 dan memasuki tahun baru 2023. Mengawali hidup di tahun baru ini, kita diajak untuk bersyukur atas kasih dan sayang Tuhan yang tidak pernah habis. Tahun baru memiliki segudang rahasia dan tidak seorang pun dapat menerawang apa yang kelak akan terjadi. Tetapi ada harapan serta iman bahwa Tuhan tetap memelihara dengan berkat-berkat-Nya yang tidak pernah berkesudahan. Nas saat ini menyaksikan bahwa berkat adalah karunia yang Allah limpahkan kepada umat yang taat dan setia melakukan perintah-perintah-Nya. Berkat itu antara lain: tempat yang lebih utama bagi Israel melebihi semua bangsa lain: di tempat kerja, keturunan, hasil pekerjaan atau usaha dan rumah tangga, bahkan saat pergi atau pulang; berkat perlindungan dan kemenangan atas musuh; kesejahteraan dan kelimpahan hidup di tanah perjanjian; berkat ditetapkannya sebagai umat yang kudus. Tuhan pun berjanji akan membuka perbendaharaan-Nya yang melimpah. Namun semua berkat-Nya ini memiliki syarat, yaitu mereka harus tetap setia mendengarkan perintah-Nya, tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, tidak mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya. Mari awali tahun sambil berkomitmen untuk tetap melangkah dengan taat dan setia pada perintah-Nya. Seluruh keberadaan, hidup, pergumulan, perjuangan, panggilan dan pengabdian hendaknya dijalani dengan berpadanan pada kehendak Tuhan. Tuhan pasti melimpahkan berkat-Nya bagi kita. Yakinlah bahwa tahun ini pasti cerah karena diterangi cahaya berkat Tuhan, sehingga kita tak akan hidup dalam kegelapan. Masalah atau krisis kita hadapi dan atasi bersama Tuhan sumber berkat. Masukilah tahun ini dengan tetap taat juga setia dan jadilah tenang sebab Tuhan memberkati kita.
Doa: kiranya kami terus taat dan setia melakukan perintah-Mu ya Allah. Amin.
Senin, 02 Januari 2023
bacaan : Kejadian 22 : 15 – 19
15 Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham, 16 kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, 17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. 18 Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku." 19 Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.
Apakah Iman Kita Akan Goyah?
Suasana sukacita tahun baru masih sangat terasa. Tetapi kita pun hendaknya menyadari bahwa hidup di tahun yang baru ini tidak akan terus-menerus dipenuhi dengan sukacita dan kegembiraan. Kegagalan akan hadir di samping keberhasilan, suka duka, untung rugi, jatuh bangun, tenang tegang serta ada maupun tiada. Kenyataan hidup demikianlah yang memungkinkan iman terus bertumbuh dan benar-benar diuji apakah kita mampu melalui setiap musim hidup ataukah tidak? Sama halnya dengan Abraham dalam bacaan saat ini. Iman Abraham diuji dengan mempersembahkan anak tunggalnya yaitu Ishak kepada Allah. Secara tegas diungkapkan bahwa karena iman Abraham kepada Allah diwujudkannya dalam sikap ketaatannya, dengan melakukan perintah-perintah Allah sekalipun ujian itu berat baginya. Mana mungkin ia harus mengorbankan anak tunggalnya? Tetapi justru ia menaati Allah. Abraham menunjukkan bahwa kesetiaannya terletak kepada penundukannya kepada Allah, dan percaya bahwa Allah akan menggenapi semua yang Ia janjikan. Karena ketaatan serta imannya yang sungguh kepada Allah, maka segala yang dijanjikan diberikan kepada Abraham. Begitu pula hidup kita di masa kini. Kehidupan kita telah diberkati. Kehidupan yang diberkati itu masih akan tetap diuji dalam perjalanan waktu. Apakah kita akan goyah? Mintalah kekuatan dari Tuhan agar tetap teguh beriman kepada-Nya. Setia dan taat pada firman-Nya, maka kehidupan kita bersama keluarga terpelihara. Berserahlah kepada-Nya baik saat susah maupun senang, teruslah belajar memahami kehendak Tuhan dan jadilah orang percaya yang taat. Bila kita berserah, memahami kehendak Tuhan dan tetap setia, maka sesungguhnya keteguhan iman telah dimiliki.
Doa: Ya Allah, tolonglah agar kami teguh dalam iman kepada-Mu. Amin.
Selasa, 03 Januari 2023
bacaan : Kejadian 26 : 1 – 6
Ishak di negeri orang Filistin Maka timbullah kelaparan di negeri itu. --Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2 Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3 Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu. 4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5 karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." 6 Jadi tinggallah Ishak di Gerar.
Taat Dan Percayalah Pada Janji-janji Tuhan
Ketaatan adalah hal yang mudah dibicarakan tetapi sulit untuk dilakukan, apalagi saat berada dalam situasi yang sulit atau tidak nyaman. Ketaatan bersumber dari kepercayaan. Keduanya saling berkaitan. Kepercayaan menjadi dasar seseorang bersikap taat. Bacaan saat ini menggambarkan bahwa Ishak mengalami berkat Tuhan secara luar biasa karena taat dan percaya. Ia melakukan apa yang Tuhan perintahkan, meski dalam situasi yang tidak mendukung. Hal itu tampak saat terjadi kelaparan hebat Tuhan melarang Ishak untuk pergi ke Mesir, melainkan tinggal di Gerar, suatu tempat di Filistin. “Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.”(ay.3). Ishak menunjukkan ketaatan sekaligus percaya pada perintah Tuhan. Tanpa bertanya dan berbantah, ia mengikuti yang disampaikan. Semua ini dilakukan atas dasar percaya bahwa Tuhan tetap akan menyertai dan memberkatinya. Perintah Tuhan seringkali tidak kita pahami, karena itu banyak orang tidak mau taat dan percaya. Padahal Tuhan punya rencana yang indah bagi setiap orang yang mau taat kepada-Nya. Sebab itu, dibutuhkan sikap percaya yang lahir dari iman dan diwujudkan dalam ketaatan pada perintah-Nya. Orang yang taat tidak akan memahami masalah sebagai akhir hidup. Ia yakin bahwa masalah adalah kesempatan untuk mengalami kasih dan kemurahan Tuhan. Kita tidak hidup dan menghadapi persoalan seorang diri, sebab Dia, Sang Khalik serta Pemelihara selalu campur tangan juga memberikan keluputan. Dia-lah pemilik hidup ini dan mengetahui apa yang terbaik bagi kita.
Doa: ya Allah, kami berjanji untuk terus taat dan percaya pada janji-Mu. Amin.
Rabu, 04 Januari 2023
bacaan : Ulangan 7 : 12 – 16
Janji berkat
12 "Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, maka terhadap engkau TUHAN, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu. 13 Ia akan mengasihi engkau, memberkati engkau dan membuat engkau banyak; Ia akan memberkati buah kandunganmu dan hasil bumimu, gandum dan anggur serta minyakmu, anak lembu sapimu dan anak kambing dombamu, di tanah yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu. 14 Engkau akan diberkati lebih dari pada segala bangsa: tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu, ataupun di antara hewanmu. 15 TUHAN akan menjauhkan segala penyakit dari padamu, dan tidak ada satu dari wabah celaka yang kaukenal di Mesir itu akan ditimpakan-Nya kepadamu, tetapi Ia akan mendatangkannya kepada semua orang yang membenci engkau. 16 Engkau harus melenyapkan segala bangsa yang diserahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu; janganlah engkau merasa sayang kepada mereka dan janganlah beribadah kepada allah mereka, sebab hal itu akan menjadi jerat bagimu.
Janji Berkat Allah Sempurna, Percayalah!
Nas bacaan hari ini, menyaksikan tentang bangsa Israel memperoleh hak istimewa di tengah-tengah segala bangsa di muka bumi. Mereka dipilih dan dikasihi Tuhan, bahkan dijanjikan berkat dalam segala hal. Janji berkat Tuhan atas mereka meliputi jumlah yang banyak, buah kandungan, hasil bumi, pertanian, dan peternakan yang berhasil (12-13). Mereka dijanjikan kesuburan dan tidak ada yang mandul baik orang laki-laki atau perempuan maupun hewan. Tuhan akan menjauhkan mereka dari segala sakit penyakit dan wabah celaka (14-15). Bangsa Israel akan memperoleh janji berkat Allah kalau mampu melaksanakan tanggung jawab atau kewajiban dengan baik. Kewajiban umat pilihan ini adalah tidak boleh beribadah kepada allah lain. Gagasan ini mengulang sangat sering dalam Pejanjian Lama. Allah menuntut kesetiaan yang mutlak dari bangsa Israel. Umat pilihan haruslah menunjukkan kesetiaan yang mutlak dalam hal beribadah kepada Allah. Beriman haruslah percaya kepada Tuhan Allah saja, tidak boleh yang lain. Alasannya adalah karena Tuhan yang kita percaya adalah Tuhan semesta alam yang berkuasa di seluruh jagad ini (sorga dan bumi). Setidaknya kita mendapat pelajaran tentang cara hidup mendua hati. Bila seseorang mendua hati dalam mencintai misalnya, maka dipastikan pecah pula kasih sayangnya. Oleh sebab itu jangan mendua hati dengan Tuhan. Kita tak boleh percaya kepada kuasa, ilah atau kekuatan lain di samping Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus. Bersihkanlah hidup dari praktek penggunaan mantera, tiop-tiop, doti, talikaeng, pakatang, orang mawe, tukang barobat dan penyembahan berhala. Percayalah kepada Tuhan Allah saja, maka kesempurnaan janji berkat-Nya menjadi bagian hidup kita.
Doa: Ajarkanlah kami untuk hanya percaya kepada-Mu ya Tuhan. Amin.
Kamis, 05 Januari 2023
bacaan : Ulangan 11 : 13 – 21
13 Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, 14 maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu, 15 dan Dia akan memberi rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang. 16 Hati-hatilah, supaya jangan hatimu terbujuk, sehingga kamu menyimpang dengan beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya. 17 Jika demikian, maka akan bangkitlah murka TUHAN terhadap kamu dan Ia akan menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil, lalu kamu lenyap dengan cepat dari negeri yang baik yang diberikan TUHAN kepadamu. 18 Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu. 19 Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun; 20 engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu, 21 supaya panjang umurmu dan umur anak-anakmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka, selama ada langit di atas bumi.
Kasihilah Tuhan Allah Dengan Segenap Hati, Jiwa dan Raga
Perintah Allah kepada bangsa Israel melalui Musa dalam teks ini, bahwa hidup dalam ketaatan akan mendatangkan berkat, dan hidup dalam ketidaktaatan akan mendatangkan kutuk. Ketaatan yang dimaksudkan dimulai dengan sungguh-sungguh mendengar perintah Allah. Namun tidak cukup hanya mendengar melainkan melakukan perintah Tuhan dengan setia, beribadah kepada-Nya dengan segenap hati dan jiwa. Musa menegaskan sekali lagi bahwa jika bangsa Israel taat kepada Allah dengan segenap hati dan jiwa, maka mereka akan diberkati bagaikan hujan yang turun sehingga suburlah tanaman, padang rumput bagi hewan dan mereka akan menjadi kenyang. Perintah ini ditujukan kepada bangsa Israel supaya tidak lagi ada allah-allah lain dalam pendengaran, hati dan jiwa mereka. Hanyalah Allah Israel yang telah mengeluarkan mereka dari belenggu perbudakan di Mesir. Dengan demikian, berkat yang telah dijanjikan Allah akan dinyatakan. Janji berkat penyertaan Allah masih berlaku bagi kita hingga di tahun baru ini. Hal itu membuktikan bahwa Allah itu setia. Bersama Dia kita dimampukan untuk menjalani hari-hari hidup yang penuh dengan tantangan dan rintangan. Karena itu, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan raga. Beribadahlah untuk mengagungkan nama-Nya di setiap waktu dalam kehidupan keluarga kita. Tahun ini kiranya keluarga kita jadikan sebagai sekolah iman yang mengajarkan pengajaran tentang mengasihi Tuhan. Anak dan keturunan selayaknya terus dididik sungguh-sungguh untuk mengasihi Tuhan dengan berbagai cara dan dalam setiap kesempatan. Percayalah bahwa bila pengajaran iman ini dilalukan, maka selama ada langit di atas bumi, umur panjang akan kita alami.
Doa: kami mau mengasihi-Mu dengan segenap hati, jiwa dan raga. Amin.
Jumat, 06 Januari 2023
bacaan : Yeremia 17 : 7 – 8
7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! 8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
Berharaplah dan Andalkan Tuhan Dalam Hidup
Harapan adalah Hal yang dapat membuat manusia bertahan meskipun dalam kondisi terburuk. Harapan memberi energi positif bagi jiwa, tubuh, dan roh manusia. Tanpa harapan, mata kita selalu tertuju pada masalah dan kesulitan. Tetapi dengan harapan, menolong kita melihat peluang, kekuatan, serta menemukan makna di balik setiap persoalan hidup yang dihadapi. Harapan satu-satunya yang dapat menolong kita ialah Tuhan. Yeremia dalam bacaan hari ini menubuatkan betapa pentingnya berharap dan mengandalkan Tuhan. Hal ini disampaikan untuk mengkritisi bangsa Israel yang lebih mengandalkan kekuatan diri serta berharap pada manusia. Mereka perlu berbalik, berharap dan mengandalkan Tuhan Allah sebagai satu-satunya penolong sejati. Berharap dan mengandalkan Tuhan membuat kehidupan bangsa Israel diberkati ibarat pohon yang ditanam di tepi air yang pada waktunya akan berbuah. Peringatan ini pun ditujukan kepada kita semua supaya menyadari bahwa tidak ada satu kuasa pun yang dapat diandalkan selain Tuhan. Terlebih dalam masa-masa sulit, hanya kuasa Tuhanlah yang menjadi sumber pengharapan. Karena itu kita senantiasa perlu merendahkan diri dan mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Mengandalkan Tuhan bukan berarti kita tidak melakukan apa pun. Mengandalkan Tuhan berarti kita siap berkarya sambil percaya bahwa Tuhan akan menolong dan memberkati di segala situasi yang akan dijalani. Jalanilah hidup dengan optimis agar tidak terpuruk oleh sebab kuatir, ragu, putus asa dan bimbang. Kita pasti kita menemui pergumulan, kesukaran, kesusahan, kegagalan. Oleh sebab itu berharaplah pada Tuhan dan andalkanlah Dia dalam setiap kondisi hidup.
Doa: Tuhan, kami mau berharap dan mengandalkan-Mu di hidup ini. Amin.
Sabtu, 07 Januari 2023
bacaan : 1 Raja – raja 2 : 1 – 4
Pesan Daud yang terakhir sebelum meninggal
Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya: 2 "Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki. 3 Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, 4 dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
Hiduplah Dengan Benar, Bahagia Keturunanmu
Daud menyadari bahwa saatnya sudah dekat, ia akan menempuh jalan segala yang fana. Oleh sebab itu sebelum meninggal, ia menitipkan pesan terakhir bagi anaknya, Salomo yang akan melanjutkan tanggungjawab kepemimpinan atas bangsa Israel. Daud meminta Salom untuk menguatkan hati dan berlaku sebagai laki-laki. Selain itu ia juga berpesan agar penerus keturunan dan tanggungjawab kepemimpinan itu untuk melakukan semua kewajiban dengan setia kepada Allah. Kewajiban dan kesetiaan dinampakkan dalam sikap hidup sesuai jalan yang telah ditunjukkan Allah, mengikuti segala ketetapan, perintah dan peraturan. Semua itu tertulis dalam hukum-hukum Musa. Pesan dari kisah ini adalah bahwa Daud bukan saja menyiapkan dirinya untuk menuju keabadian, tapi Salomo juga. Daud akan pergi dengan tenang dan Salomo yang ditinggalkan menjadi kuat. Mari belajar pula untuk hidup berkenan pada kehendak Tuhan. Kita harus melakukannya dengan segenap hati dan jiwa. Hati menjadi dasar utama yang menggerakkan pikiran dan perasaan untuk bertindak. Jika hati dan jiwa bersih, hal itu akan tercermin dalam perilaku kepemimpinan yang bersih dan baik. Pesan ini menjadi penting sebab sebagai seorang pemimpin bangsa yang besar, haruslah menjadi teladan bagi orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang hidupnya bersih, keluarga dan seluruh masyarakatnya akan diberkati. Kita semua adalah pemimpin. Pemimpin atas diri sendiri, dalam keluarga, gereja dan masyarakat. Berkehendaklah dan berusaha untuk memiliki hati dan jiwa yang bersih. Hidup berkenan kepada Allah dengan melakukan perintah-Nya. Keturunan kita akan berbahagia. Sebab itu, hiduplah dengan benar dan jadilah berkat bagi semua orang.
Doa: Tuhan, mampukanlah kami untuk hidup dengan benar. Amin.
*SUMBER : SHK bulan Januari 2023, LPJ_GPM