Tema Bulanan : Berkomitmenlah Untuk Membangun Hidup Bersama yang Berkelanjutan
Tema Mingguan : Patuhilah Kewajiban selaku Warga Negara
Minggu, 05 November 2023
bahan bacaan : Roma 13:1-7
Kepatuhan kepada pemerintah Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. 2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. 3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. 4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. 5 Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita. 6 Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. 7 Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.
Pemerintah adalah Pelayan Allah demi Kebaikan Bersama
Nas bacaan hari ini menekankan soal tanggungjawab seorang kristen dalam kehidupan bermasyarakat yakni patuh kepada pemerintah. Pemerintah yang dimaksud disini bukan mengarah kepada satu orang oknum, entah itu raja atau presiden, namun lebih luas lagi yaitu lembaga yang mengatur kehidupan berbangsa atau bernegara. Pemerintah bekerja untuk menjaga ketertiban, kedamaian dan juga kemakmuran setiap orang dalam suatu bangsa atau negara. Karena itu kita percaya bahwa pemerintah berasal dari Allah dan ditetapkan oleh Allah menjadi hambaNya untuk kebaikan hidup bersama. Karena itu kita harus takluk kepada pemerintah. Takluk berarti hormat kepada pemerintah dan patuh terhadap segala peraturan yang berlaku dalam Negara dan menjalankan kewajiban selaku warga Negara dengan baik. Takluk kepada pemerintah tidak sama dengan kepatuhan kepada Tuhan, sebab Tuhanlah yang menetapkan dan berkuasa atas semua pemerintah yang ada di dalam dunia ini. Pemerintah pun bisa keliru, karena itu tetaplah mendoakan mereka agar dapat menjalankan tanggungjawab dengan benar. Karena pemerintah adalah hamba Allah, mereka harus dihormati sebagai pelayan Allah, didoakan dan ditopang demi kebaikan bersama.
Doa: Terima kasih ya Tuhan atas pemerintah yang Engkau tetapkan untuk kebaikan kami, Amin.
Senin, 06 November 2023
bahan bacaan : Pengkhotbah 8:2-4
Kepatuhan kepada raja
2 Patuhilah perintah raja demi sumpahmu kepada Allah. 3 Janganlah tergesa-gesa pergi dari hadapannya, janganlah bertahan dalam perkara yang jahat, karena ia berbuat apa yang dikehendakinya. 4 Karena titah raja berkuasa; siapakah yang akan mengatakan kepadanya: "Apakah yang baginda buat?"
Patuhilah Perintah Raja dan Janganlah Bertahan Dalam Perkara Jahat
Hikmat diperlukan untuk membangun kehidupan bersama. Dalam kaitan dengan itu, yang terpenting dari hikmat adalah kita hidup dengan akal budi dan ketulusan hati. Kepribadian orang berhikmat akan mencerminkan tingkah laku yang baik dan jauh dari kekerasan, demikianlah pengkhotbah mengingatkan. Misalnya, berhadapan dengan raja atau penguasa yang jahat dan bertindak semena-mena, orang berhikmat harus tetap memperlihatkan kepatuhannya. Tidak tergesa-gesa untuk berkata dan bertindak, karena dia tidak tahu apa yang dapat dilakukan raja sebagai yang lebih berkuasa darinya. Kepatuhan yang ditunjukkan orang berhikmat bukan didasarkan pada ketakutan akan tindakan raja yang dapat menghukum, melainkan terutama pada janji atau sumpah untuk patuh kepada Tuhan. Bukankah Tuhan yang menetapkan raja atau penguasa sebagai hamba-Nya, karena itu harus dihormati dan dipatuhi?. Belajar dari apa yang disampaikan pengkhotbah hari ini, marilah kita menjadi orang-orang berhikmat yang tulus. Patuhilah perintah raja dan janganlah bertahan dalam perkara jahat. Bertindaklah bijaksana, jangan tergesa-gesa menghadapi penguasa. Doakanlah agar mereka tidak bertindak semena-mena, melainkan bijaksana menghadirkan kebaikan.
Doa: Ya Tuhan Allah pengasih, berilah hikmat kepada pemerintah kami. Amin.
Selasa, 07 November 2023
bahan bacaan : Pengkhotbah 8:5-8
5 Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan, dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan, 6 karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan, dan kejahatan manusia menekan dirinya. 7 Sesungguhnya, ia tak mengetahui apa yang akan terjadi, karena siapakah yang akan mengatakan kepadanya bagaimana itu akan terjadi? 8 Tiada seorangpun berkuasa menahan angin dan tiada seorangpun berkuasa atas hari kematian. Tak ada istirahat dalam peperangan, dan kefasikan tidak melepaskan orang yang melakukannya.
Untuk Segala Sesuatu Ada Waktu pengadilan
Ada waktunya keadilan akan dinyatakan. Orang percaya harus meyakini hal itu. Pengkhotbah dalam nas bacaan hari ini mengingatkan yang sama, “karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan”. Itu berarti atas semua tindakan manusia, berujung di waktu pengadilan. Tidak ada kejahatan yang tidak dihukum Tuhan. Penguasa atau rakyat biasa, semuanya akan menghadapi waktu pengadilan. Namun, selama masih hidup di dunia, kita tahu bahwa kejahatan akan selalu ada. Kita justru harus memerangi kejahatan dan jangan patah semangat (ay 8b), sambil menjaga diri kita sendiri tidak jatuh ke dalam perbuatan kejahatan. Ingatlah bahwa kejahatan yang dilakukan apalagi disembunyikan, akan menekan diri sendiri. Karena itu, kita sangat membutuhkan hikmat Tuhan agar bijaksana menjalani hidup. Kita terkadang menghadapi situasi sulit karena pemberlakuan suatu kebijakan yang mungkin saja keliru. Kita dipaksa mengambil keputusan walau hati berontak dengan kebijakan itu, namun tidak berdaya menghadapinya. Dalam kondisi ini, mintalah Tuhan berkuasa memberi jalan keluar dalam berkata dan bertindak. Jangan bertahan dalam hal jahat. Ingat, bahwa segala sesuatu ada waktunya. Di mana waktu pengadilan Tuhan akan berlaku bagi siapapun yang melakukan kejahatan.
Doa: Tolonglah kami Tuhan, untuk meninggalkan kejahatan dan sadar akan waktu pengadilan. Amin.
Rabu, 08 November 2023
bahan bacaan : Titus 3:1-2
Pesan-pesan penutup Ingatkanlah mereka supaya mereka tunduk pada pemerintah dan orang-orang yang berkuasa, taat dan siap untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik. 2 Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar, hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang
Taat dan Siaplah Untuk Melakukan Pekerjaan yang Baik
Keetika menuliskan suratnya kepada Titus, Paulus mengakhirinya dengan berkata, “Ingatkanlah mereka..” (ay.1). Apa yang perlu diingatkan Titus kepada orang-orang yang menerima dan membaca surat ini?. Pertama, mereka diingatkan untuk “tunduk kepada pemerintah dan orang-orang yang berkuasa”. Sebagai warga masyarakat yang hidup dalam kekuasaan pemerintahan Romawi, mereka diminta untuk tetap taat kepada pemerintah sekalipun mengalami penderitaan dan penindasan. Kedua, mereka diingatkan pula bahwa penderitaan yang dialami, janganlah menjadi alasan untuk tidak melakukan pekerjaan yang baik. Justeru itulah kesempatan untuk menunjukkan jati diri dan keberadaan mereka selaku orang Kristen, yakni senantiasa taat, tidak memfitnah; tidak bertengkar, bersikap ramah dan lemah lembut. Itu sikap yang harus ditunjukkan baik terhadap pemerintah maupun sesama warga masyarakat. Peringatan inipun berlaku bagi kita. Dalam penderitaan, Roh Kudus akan memampukan untuk setia mematuhi pemerintah dan siap melakukan pekerjaan yang baik. Jagalah relasi dengan baik antar sesama orang percaya. jangan bertengkar dan saling memfitnah. Itu sikap yang tepat dalam membangun hidup. Dengan berlaku demikian sesungguhnya kita telah menjadi cermin untuk orang lain melihat Kristus didalamnya.
Doa: Tuhan, Mampukanlah kami untuk taat dan siap melakukan pekerjaan yang baik. Amin.
Kamis, 09 November 2023
bahan bacaan : 2 Samuel 16:1-4
Daud bertemu dengan Ziba Ketika Daud baru saja melewati puncak, datanglah Ziba, hamba Mefiboset, mendapatkan dia membawa sepasang keledai yang berpelana, dengan muatan dua ratus ketul roti, seratus buah kue kismis, seratus buah-buahan musim panas dan sebuyung anggur. 2 Lalu bertanyalah raja kepada Ziba: "Apakah maksudmu dengan semuanya ini?" Jawab Ziba: "Keledai-keledai ini bagi keluarga raja untuk ditunggangi; roti dan buah-buahan ini bagi orang-orangmu untuk dimakan; dan anggur ini untuk diminum di padang gurun oleh orang-orang yang sudah lelah." 3 Kemudian bertanyalah raja: "Di manakah anak tuanmu?" Jawab Ziba kepada raja: "Ia ada di Yerusalem, sebab katanya: Pada hari ini kaum Israel akan mengembalikan kepadaku kerajaan ayahku." 4 Lalu berkatalah raja kepada Ziba: "Kalau begitu, kepunyaanmulah segala kepunyaan Mefiboset." Kata Ziba: "Aku tunduk! Biarlah kiranya aku tetap mendapat kasih di matamu, ya tuanku raja."
Dalam Kesusahan, Pertolongan Tuhan Nyata
Ada saja hal yang tak dapat kita pahami dalam hidup. Kita dapat mengalami stress dan depresi yang hebat, dan bagaikan tidak ada harapan, kehilangan daya serta terpuruk. Daud raja Israel pernah pula mengalami pencobaan yang hebat. Ia melarikan diri dari Absalom anaknya yang telah menobatkan dirinya sendiri untuk menjadi raja. Peristiwa ini dapat disebut abnormal, seorang anak mengkudeta atau menggulingkan ayah sendiri dari tampuk kekuasaan. Daud menanggapi kenyataan ini dengan cara melarikan diri. Melarikan diri karena menghindari kontak fisik atau kekerasan dengan anak sendiri. Ia kehilangan kekuasaan sebagai raja dan melarikan diri tapi tetap mengalami kasih Tuhan. Pertolongan Tuhan dialaminya pada saat yang tepat. Tuhan memakai orang dan cara yang dikehendaki-Nya untuk menolong mereka yang berada dalam kesusahan. Pertemuan Daud dengan Ziba terjadi karena kehendak Tuhan. Tuhan memakai Ziba, hamba Mefiboset, anak Yonatan, cucu Saul menyatakan pertolongan-Nya bagi Daud. Ziba membawa keledai, roti, kue kismis, buah-buahan dan anggur. Semuanya dibutuhkan Daud dalam pelariannya. Kita tahu bahwa hidup tak selamanya mudah, namun harus belajar untuk tidak tinggal diam melainkan berlindung pada Tuhan. Mungkin saja kita akan mengalami kelemahan pada saat-saat tertentu, tetapi ingatlah bahwa pertolongan Tuhan pasti membuat hidup bergerak ke arah yang lebih baik daripada keadaan sebelumnya.
Doa: ya Allah berikanlah pertolongan-Mu saat kami mengalami kesusahan. Amin.
Jumat, 10 November 2023
bahan bacaan : 1 Petrus 2:13-15
13 Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, 14 maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik. 15 Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
Nyatakanlah kehendak Allah dalam hidupmu
Hidup sebagai orang Kristen hendaknya dijalani dengan cara terus-menerus belajar memahami dan melaksanakan kehendak Allah. Nas hari ini menegaskan bahwa Allah menghendaki kita untuk hidup dengan menunjukan rasa hormat kepada mereka yang dipercayakan menjadi pemimpin. Selain itu Allah juga menghendaki kita berbuat baik sebagai cara mengatasi kepicikan orang-orang yang bodoh. Teks ini mengingatkan ulang akan adanya berbagai kenyataan yang yang dapat dialami dalam hidup. Dua di antara sekian banyak kenyataan hidup itu adalah adanya pemerintah dan lembaga pemerintahan serta kepicikan. Kita bersanding dengan dua kenyataan yakni pemerintah dan kepicikan orang bodoh. Keduanya tak mungkin disankali atau dihindari tapi disikapi sebagai orang
beriman. Sikap iman kita terhadap pemerintah dan lembaga pemerintahan adalah tunduk, maksudnya
menghormati. Selain itu Allah agar kita berbuat baik untuk mengatasi kepicikan orag bodoh. Tunduk atau menghormati dan berbuat baik kita lakukan karena Allah bukan karena siapa-siapa serta apa-apa. Bila kita menjalani keberadaan dari hari ke hari dengan sikap menghormati dan berbuat baik, maka kehendak Allah menjadi nyata dalam hidup. Hendaklah kita terus menyatakan kehendak Allah dengan cara menghormati dan berbuat baik kepada semua orang, kapan dan di mana saja.
Doa: Ya Allah. mampukanlah kami untuk menyatakan kehendak-Mu dalam hidup ini. Amin.
Sabtu, 11 November 2023
bahan bacaan : Ibrani 13:17
17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.
Hidup Dalam Ketaatan Dan Rasa Hormat
Dua hal penting yang dipesankan nas ini adalah taat dan tunduk. Keduanya bukan saja berkaitan dengan perilaku tapi juga sikap, cara berpikir dan penghayatan iman. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak hal yang ada dalam dirinya. Setiap orang terpanggil untuk menata keberadaannya secara baik agar layak hidup sebagai manusia. Kebaikan dimulai atau terlahir dalam diri seseorang baru terwujud di luar. Oleh sebab itu kita diminta untuk terus membenahi diri sendiri agar berarti bagi orang lain. Orang lain haruslah dipahami, diterima dan diperlakukan sebagai pribadi yang berarti bagi diri kita. Karena itu penulis surat Ibrani berpesan agar kita taat dan tunduk kepada pemimpin. Pemimpin baik dalam keluarga, gereja maupun masyarakat adalah mereka yang pada dasarnya baik. Sebab pemimpin pasti peduli dan bertanggug jawab kepada mereka yang dipimpinnya. Perilaku taat dan tunduk atau menghormati pemimpin sesungguhnya berarti jamak. Taat dan tunduk bukan saja merupakan ekspresi etik dan moral tapi juga iman. Orang beriman adalah mereka yang beretika dan bermoral. Kita kembali diingatkan bahwa perilaku yang baik adalah buah dari kualitas iman seseorang. Semua orang beriman diharapkan membangun relasi yang berdamai sejahtera dengan semua orang terutama para pemimpin. Perilaku taat dan tunduk kepada pemimpin perlu diwujudkan. Sebab dengan begitu para pemimpin akan melakukan tugas mereka dengan gembira bukan keluh kesah.
doa : Ya Allah mampukan kami untuk hidup dengan cara taat dan tunduk, amin
*SUMBER : SHK BULAN NOVEMBER 2023, LPJ-GPM